LPK PRISMA Menyambut Kehadiran Menteri P2MI Bapak Mukhtarudin di Pangkalan Bun

Pangkalan Bun – Kunjungan kerja sekaligus pulang kampung yang dilakukan oleh Menteri P2MI (Perlindungan Pekerja Migran Indonesia), Bapak Mukhtarudin, disambut hangat oleh pemerintah daerah, masyarakat, serta lembaga pelatihan kerja di Kabupaten Kotawaringin Barat. Salah satu lembaga yang turut hadir dan mendapat perhatian adalah LPK PRISMA, yang selama ini berperan aktif dalam meningkatkan kompetensi kerja calon tenaga kerja Indonesia.
Kedatangan Bapak Mukhtarudin ke tanah kelahirannya menjadi momentum penting bagi daerah, terutama dalam penguatan ekosistem pendidikan vokasi dan perlindungan pekerja migran. Dalam kunjungannya, beliau berdialog langsung dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan lembaga pendidikan vokasi untuk mendengar aspirasi serta merumuskan strategi peningkatan kualitas SDM di Kalimantan Tengah.
Komitmen LPK PRISMA dalam Mendukung Program P2MI
Sebagai lembaga pelatihan kerja yang aktif membina generasi muda di Kotawaringin Barat, LPK PRISMA turut menyampaikan kesiapan mendukung penuh program-program P2MI. Program tersebut meliputi:
- Peningkatan kompetensi tenaga kerja, terutama di bidang administrasi perkantoran, hospitality, dan teknologi.
- Persiapan calon pekerja migran yang lebih terlatih, sesuai standar kompetensi kerja nasional.
- Memastikan peserta pelatihan memahami hak, regulasi, dan perlindungan pekerja migran Indonesia.
LPK PRISMA percaya bahwa kehadiran Menteri P2MI dapat membuka lebih banyak peluang kolaborasi, baik dalam peningkatan kualitas pelatihan maupun perluasan akses kerja bagi masyarakat Pangkalan Bun dan sekitarnya.
Sinergi Pemerintah dan Lembaga Pelatihan Kerja
Dalam pertemuan resmi, Bapak Mukhtarudin menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan lembaga pelatihan kerja. Peningkatan kualitas SDM harus dimulai sejak proses pelatihan, agar nanti para pekerja—baik yang bekerja di dalam negeri maupun luar negeri—memiliki kemampuan, karakter, dan kompetensi yang siap bersaing.
LPK PRISMA menyambut baik arahan tersebut dan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas program pendidikan dan pelatihan. Melalui kurikulum yang adaptif dan instruktur kompeten, LPK PRISMA siap mencetak lulusan yang profesional serta menjunjung tinggi nilai-nilai keselamatan kerja dan etika profesi.
Harapan untuk Pangkalan Bun dan Kalimantan Tengah
Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal menuju penguatan perlindungan pekerja migran dan peningkatan kualitas tenaga kerja lokal. Dengan hadirnya Menteri Mukhtarudin di kampung halaman, masyarakat mendapatkan inspirasi bahwa kesuksesan dapat dibangun dari daerah dan kembali untuk membangun daerah.
LPK PRISMA mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Mukhtarudin atas kunjungan dan perhatian yang diberikan. Semoga kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga pelatihan kerja dapat semakin kuat demi peningkatan kesejahteraan warga Kotawaringin Barat.


